Tarif Pasang Iklan Banner Termahal di Dunia ada di Twitter



BUKAN MAIN! Mungkin inilah tarif Pasang Iklan Banner termahal di dunia! Hampir 5 Miliar Per Hari Bos! Ada yang mau pasang? Hubungi aja Twitter!
Sebuah perusahaan menawarkan 500.000 dollar AS atau setara Rp 4,7 miliar kepada Twitter untuk memasang banner iklan pada situs jaringan sosial tersebut dalam sehari saja. Andai penawaran ini diluluskan, Twitter bakal menjadi situs pertama dengan tarif iklan tertinggi di dunia.
"Meskipun 500.000 dollar AS ini terlihat sebagai jumlah yang besar untuk berinvestasi pada satu banner dalam sehari, kami yakin investasi ini akan lebih berguna nantinya," ujar Leon Hill, Kepala Eksekutif uSocial, sebuah perusahaan yang mengkhususkan pada pemasaran produk dan jasa melalui situs jaringan sosial.
Lanjut bacanya ya tarif Pasang Iklan banner super mahal harganya ratusan ribu dollar sehari!
Tarif Iklan di Twitter Rp 4,7 Miliar Per Hari?
Sampai saat ini, Twitter belum menjawab, apakah iklan tersebut dapat dipasang atau tidak. Situs microblogging ini memang belum pernah menampilkan iklan apa pun, meskipun dianggap sebagai salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan oleh pendiri perusahaan ketika mereka mencari sebuah model bisnis yang berkelanjutan untuk usaha microblogging.
Namun, salah satu pendiri Twitter, Evan Williams, pernah mengatakan bahwa Twitter akan fokus pada peningkatan kualitas produk dan teknologi yang akan digunakannya. Menurutnya, sebuah kesalahan jika perusahaannya fokus pada pendapatan. Dia mengatakan, cara yang akan dilakukan Twitter adalah dengan mengenakan biaya pada pihak lain yang menggunakan brand Twitter untuk kepentingan komersial.
"Kami akan mengenakan mereka biaya, tapi mereka akan membayarnya jika kami menawarkan mereka sesuatu yang layak untuk dibayar dan situs ini bekerja baik untuk mereka," ujarnya seperti dikutip Telegraph.
Pekan ini, Twitter telah menandatangani persetujuan dengan Microsoft dan Google untuk mengintegrasikan data-data Twitter yang akan muncul, baik dalam mesin pencarian Google maupun Bing. Namun, ongkos yang harus dibayar Microsoft dan Google atas penggunaan data-data tersebut tidak diumumkan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar